TERUNGKAP: Mengapa Jomblo Fisabilillah Itu Selalu Bahagia? Karena Didalam Hatinya Selalu Ada Allah

Posted on

Mengapa jomblo fisabillillah selalu bahagia? Karena dalam hatinya selalu ada Allah, dan apabila kau mengaku jomblo, dan jomblomu karena Allah tetapi tetap saja merasa gelisah karena merasa kesepian, maka artinya kau tidak benar-benar jomblo karena Allah. Sebab, bilamana sendirimu adalah karena Allah, sudah pasti masa sendirimu akan selalu bahagia, karena pengharapan yang selalu tertuju pada Allah.

Dia Yang Memilih Jomblo Itu Karena Ingin Berjuang Di Jalan Allah Dalam Bentuk Mentaati Aturan Allah, Bukan Karena Nasib

Sebab apa ia merasa bahagia walaupun sendiri? Karena dia yang memilih jomblo itu karena ingin berjuang di jalan Allah dalam bentuk mentaati aturan Allah, bukan karena nasib. Sehingga kesendirian yang menyanding tak pernah sekalipun membuatnya merasa bahwa ia sedang sendiri, karena didalam hatinya selalu ada kasih sayang Allah.

Dia Yang Tahu Bahwa Menjalin Hubungan Dengan Lawan Jenis (Bukan Mahram) Atau Sebelum Adanya Akad Nikah Itu Sangat Dilarang, Seperti Halnya Pacaran

Dia yang tahu bahwa menjalin hubungan dengan lawan jenis (bukan mahram) atau sebelum adanya akad nikah itu sangat dilarang, seperti halnya pacaran. Sebab itulah mengapa kesendiriannya selalu membuatnya bahagia, karena ia tahu pasti had-had yang dilarang oleh Allah, dan ia faham betul sebab apa Allah melarangnya, sehingga damai dan bahagia itu selalu meyanding hidupnya.

Dia Tahu Bahwa Dengan Mentaati Aturan Allah Adalah Kebahagiaan Hakikinya

Sebab apa dia bahagia? Karena dia tahu bahwa dengan mentaati aturan Allah adalah kebahagiaan hakikinya, maka dari itu ia bertahan dengan kesendiriannya, hanya untuk mengharap kebahagiaan hakiki yang datang dari Allah. Menanti jodoh yang memang terbaik dari Allah, tanpa harus melangkah pada jalan yang salah.

Dia Yang Tahu Bahwa Dengan Terjaganya Diri Dengan Keimanan Dalam Masa Menanti Adalah Sebuah Keharusan

Dia yang tahu bahwa dengan terjaganya diri dengan keimanan dalam masa menanti adalah sebuah keharusan, yaitu keharusan untuk selalu menjaga diri dengan bijak, keharusan menjaga kehormatan dengan baik, dan keharusan untuk selalu gigih dalam mempertahankan diri demi mendapat kebaikan dari Allah.

Dia Sadar Bahwa Bahagianya Tercipta Saat Ia Selalu Mempertahankan Diri Demi Mendapat Keridlaan Allah

Dia sadar bahwa kebahagiaannya tercipta saat ia selalu mempertahankan diri demi mendapat keridlaan Allah. Dan jangan mengira bahwa dengan kesendirian yang serasa membosankan itu dia tidak bahagia, karena justru kebahagiaan yang sesungguhnya adalah ketika dia terus menjaga dirinya secara bijak hanya dengan menenpatkan cinta Allah terlebih dahulu dalam hatinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *