Catat:Untuk Apa Rupawan Dan Kaya Raya Jika Makan Hati Dan Pikiran, Lebih Baik Biasa Dan Miskin Tapi Kaya Hati

Posted on

 


Ini adalah salah satu pilihan yang rumit bagi seorang wanita, jika ditanya pilih ganteng tapi tidak shaleh, atau biasa saja (Jelek) tapi shaleh. Tentu kalau wanita hanya memandang semuanya dengan fisik semata dan harta akan lebih memilih yang nomer satu, tetapi untuk wanita yang memandang segalanya dari ketenangan hati pasti akan memilih yang nomer dua. Karena memang tak ada yang lebih membahagiakan dalam hidup bagi seorang wanita yang shalehah selain bersanding dengan seseorang yang sifat dan perilakunya baik.

Suami yang shaleh akan selalu menyejukkan hati, karena jika kita melihat semuanya dengan berpatokan kepada Allah, laki-laki tak berharta dan biasa-biasa saja akan jauh lebih membahagiakan ketimbang dia yang rupawan tetapi tidak tahu caranya menghamba kepada Allah dan tidak tahu memperlakukan kita dengan baik. Untuk apa mendapat suami rupawan yang kaya raya tapi selalu memakan hati, lebih baik mendapat suami yang biasa-biasa saja (Jelek) tapi kaya hati.

Tidak Ada Gunanya Suami Tampan Dan Kaya Raya Jika Hanya Makan Hati Dan Pikiran

Apa gunanya punya suami tampan dan kaya raya, harta berlimpah dimana-mana, tetapi selalu memakan hati dan pikiran. Bayangkan saja, semua kebutuhan kita terjamin tapi tingkah lakunya tidak membawa ketenangan bagi hati kita, ia tak bisa menjamin kesetiaan. Na’udzubillah… Karena harta tanpa ilmu dan tanggung jawab memang akan selalu membuat orang yang memilikinya gusar tak karuan.

Tidak Ada Gunanya Berada Didalam Istana Yang Megah Jika Bagaikan Neraka
Apa gunanya hidup mewah seperti istana yang megah, jika kita hanya diperlakukan seperti halnya hewan peliharaan. Yang didatangi jika butuh, dan ditinggalkan jika sudah bosan dengan tanpa kejelasan. Tak ada gunanya memang walau hidup seperti layaknya seorang putri, semua serba ada, tetapi bagaikan hidup didalam neraka. Karena sifat suami yang tidak tahu caranya menghormati kita sebagai tanggung istrinya .

Tidak Ada Gunanya Suami Rupawan, Jika Hanya Menjauhkan Diri Dari Kebaikan

Tidak ada gunanya suami rupawan, yang semua orang memuji ketampanannya. Tetapi tak mampu membawa kita kepada jalan yang lebih baik. Ia tidak tahu caranya mengajak atau menegur kita dengan kebaikan yang telah Allah anjurkan Karena rumah tangga yang damai itu, berawal dari tegasnya seorang kepala rumah tangga, yaitu suami dalam mendidik dan mengajak istrinya melaju bersama dijalan Allah.

Tidak Adanya Gunanya Suami Pandai Mencari Harta, Jika Tidak Pandai Menjaga Istri

Tidak ada gunanya memang suami pandai dalam mencari harta, jika tak pandai menjaga istri untuk selalu berbuat baik.Karena harta yang paling wajib dijaga oleh seorang suami adalah amanah istri, suami wajib menjaga, memperingati jika terjadi kekhilafan, mengarahkan jika sudah mulai berbelok arah dari syari’at Allah, dan mengajaknya jika mulai lalai dengan perintah Allah. Sebab, semua itu adalah hal pertama yang wajib suami penuhi ketika sudah memutuskan untuk berumah tangga.

Lebih Baik Mendapat Suami Yang Sederhana, Tapi Mampu Membuat hati Tidak Merana

Iya, lebih baik mendapat suami yang sederhana, tapi mampu membuat hati tidak merana setiap saat. Ia yang mampu membuat hati sellau besyukur kepada kebesaran Allah yang telah memberinya rezeki suami yang shaleh, yang mampu mendamaikan hati ketika didekatnya maupun ketika jauh darinya. Karena bahagia itu bukan memiliki eseorang yang tampan dan berharta, tetapi bahagia itu tercipta ketika kita memiiliki sandaran jiwa yang selalu menjamin kebahagian dunia akhirat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *