Pelajaran: Menyesallah Dengan Mulai Memperbaiki Keadaan, Karena Menyesal Tak Ada Gunanya Bila Tanpa Perubahan

Posted on

Banyak diantarakita yang mengaku menyesal sebab keadaan masalalu yang terlalu kelam ataupun dalam kenistaan, tapi sayangnya penyesalan yang dieluhkan hanya terlintas dibibir saja, namun tidak dengan hatinya.

Padahal, menyesal yang sesungguhnya itu adalah bukan hanya wacana dibibir semata, tetapi menyesallah dengan memperbaiki keadaan sebaik mungkin, karena menyesal tanpa adanya perubahan takkan ada gunanya.

Menyesallah Dengan Tindakan Yang Elegan, Yaitu Pandai Melakukan Perubahan Menjadi Lebih Baik

Menyesal boleh, dan bahkan itu memang sebuah keharusan untuk menghidupkan hati dalam kebaikan yang lebih. Tapi, menyesallah dengan tindakan yang Elegan, yaitu pandaikanlah diri melakukan perubahan untuk menajdi lebih baik, agar Allah-pun akan menyandingkan kita dalam kebaikan-Nya.

Jangan Hanya Menyesal Sekedar Pemanis Bibir Semata, Tetapi Menyesallah Hingga Hatimu Benar-Benar Terasa Manis Akan Hidayah Allah

 

Jangan hanya menyesal sekedar pemanis bibir semata, tetapi menyesallah hingga hatimu benar-benar terasa manis akan hidayah Allah. Karena rasa menyesal yang mengangungkan itu adalah, ketika hati menderu menyadari kesalahan dimasa lalu, dan saat ini kita bersemangat untuk melakukan perbaikan semaksimal mungkin, hingga akhirnya Allah berikan kita kemauan untuk terus berjalan dalam kebaikan.

Mengaku Menyesal Tetapi Tidak Melakukan Perbaikan, Maka Sama Halnya Kau Belum Menyesalinya

Mengaku menyesal tetapi tidak melakukan perbaikan, maka sama halnya kau belum menyesalinya. Karena menyesal adalah kata kasa dari taubat, dan bagaimana taubat? Yaitu menyadari kesalahan dan berupaya untuk tidak kemabali dalam kesalahan yang sama dimasa selanjutnya.
 

Berkatalah Menyesal Bila Kau Telah Mampu Memperbaiki Keadaan Menjadi Lebih Baik Dan Menjadikan Diri Terus Dalam Kebaikan

Maka, berkatalah menyesal bila kau telah mampu memperbaiki keadaan menjadi lebih baik dan menjadikan diri terus dalam kebaikan. Serukanlah menyesal, bila kau telah menyadari bahwa yang kau lakukan dimasa lalu adalah kesalahan, dan saat ini kau berupaya untuk memperbaikinya secara pasti dan sungguh-sungguh.

Menyesallah Sebanyak Mungkin, Dan Memperbaikilah Sesering Mungkin, Agar Menyesalmu Tak Hanya Drama Dan Hoax Dibibir Saja

Menyesallah sebanyak mungkin, dan memperbaikilah sesering mungkin, agar menyesalmu tak hanya drama dan hoax dibibir saja. Mengaku menyesal usahakanlah perasaan itu keluar dari kesadaran hati, bukan hanya gertakan gigi yang merasa baik sesaat. Agar untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik selalu dimudahkan oleh Allah, sebab kemauan yang ada dihati selalu Elegan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *