Ingat: Silaturrahim Itu Mendekatkan yang Jauh, Bukan Menjauhkan yang Dekat

Posted on

Pada jaman sekarang silaturrahim sudah tak sesakral tempo dulu, mengapa? Karena kebanyakan acara silaturrahim yang dilakukan oleh kita terkadang berubah menjadi moment ngumpul bareng yang hanya raganya saja berkumpul. Tetapi pikiran selalu sibuk dengan gadjet yang ada ditangan. Padahal makna silaturrahim yang harus kita fahami adalah mendekatkan yang jauh, bukan menjauhkan yang dekat.

Sering Kita Temui Acara Silaturrahim, Tapi Suasananya Nggak Seasyik Niat Silaturrahim, Sebab Pada Sibuk Dengan Gadjet Masing-Masing

Iya, sering kita temui acara silaturrahim yang diadakan disuatu tempat tempat tertentu, tetapi ssuasananya nggak seasyik niat silaturrahim yang didengung-dengungkan oleh kita, sebab apa? Sebab kita terkadang sebagian dari kita sibuk dengan gadjetnya masing-masing.

Masing-Masing Heboh Dengan Sendirinya, Hingga Akhirnya Lupa Makna Silaturrahim Yang Tengah Mengikat

Masing-masing seakan-akan heboh dengan dunianya sendiri, hingga akhirnya lupa makna silaturrahim yang tengah mengikat. Bahkan lebih parahnya lagi, yang biasanya begitu loyal mengucapkan sapa setiap saatnya dengan bahasa yang santun. Tetapi karena mata dan pikirannya hanya terfokus pada gadjet, maka ia lupa caranya bersikap demikian. Astaghfirullah…

Padahal, Silaturrahim Itu Dicipta Untuk Saling Mengeratkan Tali Persaudaraan, Bukan Malah Saling Jauh-Jauhan Dalam Keadaan Sudah Dekat

Padahal, silaturrahim itu dicipta untuk saling mengeratkan tali persaudaraan, bukan malah saling jauh-jauhan dalam keadaan sudah dekat. Yang salah siapa, gadjetnya? Bukan, tetapi pemegangnya yang tak bisa bijaksana dalam menggunakannya.

Pahamilah Arti Silaturrahim Yang Sesungguhnya Dengan Bijaksana, Agar Kau Tak Membuang Waktu Terrbaik Bersama Saudara-Saudaramu

Pahamilah arti silaturrahim yang sesungguhnya dengan bijaksana, agar kau tak membuang waktu terbaik bersama saudara-saudaramu. Berhentilah sok sibuk dengan gadjet jika memang tidak ada hal yang penting, seperti halnya hanya guyon dalam berkomentar dan semacamnya. Karena yang lebih afdal adalah memaksimalkan waktu silaturrahim yang ada, karena belum tentu dimoment selanjutnya kitapun dapat bersua kembali dengan mereka.

Belajarlah Untuk Pula Bijaksana Menggunakan Gadjet, Jangan Terlalu Terobsesi Hingga Akhirnya Jaim-Jaiman Dalam Sebuah Moment Silaturrahim Yang Ada

Belajarlah untuk pula bijaksana menggunakan gadjet, jangan terlalu terobsesi dalam menggunakannya, hingga akhirnya hanya jaim-jaiman dalam sebuah moment silaturrahim yang ada. Karena bila kau terus-terusan sibuk dengan sendirinya saat berkumpul dengan sesama, maka kau takkan pernah tahu makna silaturrahim yang baik itu seperti apa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *