Tips: Menjadi Muslimah Sejati Memang Bukan Hal Yang Mudah, Sebab Butuh Ketekunan Hati Agar Tetap Istiqamah

Posted on

Menjadi muslimah sejati memang bukan hal yang mudah, sebab butuh yang namanya ketekunan hati agar tetap istiqamah, ntah istiqamah dalam berilmu, istiqamah dalam berakhlaq, atupun istiqamah dalam membijaksanakan hati agar selalu merujuk pada penilaian Allah. Karena siapapun bisa menjadi lebih shalehah, lebih anggun dengan pakaian tertutupnya, dan lebih mempesona dengan akhlaqnya. Tetapi tak jarang semua proses itu tak bertahan lama, banyak orang yang tak betah dengan proses dan jalan yang ada, sebab apa? Sebab mereka tak sungguh-sungguh menjaga hatinya, sehingga terlena sedikit saja oleh ajakan seseorang yang tak tahu manisnya kebaikan Allah, maka ia dengan enjoynya melepas kebaikan yang sudah mulai menjadi identitas baru dalam hidupnya.

Jadi, bersabarlah wahai muslimah, dan selalu sadarkan hatimu dengan kata “Aku punya Allah, aku hanya mengharap penilaian Allah”, maka dengan demikian inilah insyaallah segala poses yang kamu lalui dalam berubah menjadi baikmu akan selalu terjaga sempurna.

Tak Apa Dibilang Tidak Gaul Karena Memilih Untuk Tidak Pacaran, Sedangkan Anak Muda Lainnya Memilih Pacaran

Tak apa dibilang tidak gaul hanya karena kau memilih untuk tidak pacaran, sedangkan anak muda lainnya memilih pacaran, merasa iri? Jangan, karena kau tak pantas iri kepada dosa yang tengah mereka lakukan setiap saatnya. Tak apa kau selalu disakiti oleh olokan nyinyir mereka yang kadang mengusik hati, namun kaupun tak boleh lupa bahwa dirimu mempunyai Allah yang selalu mencintaimu dengan kasih sayangnya, dan percayalah bahwa nantinya kisah kebersamaanmu dengan cinta yang kau harapkan pasti lebih Elegan dari hubungan haram yang selalu mereka umbar padamu.

Tak Apa Dibilang Nggak Stylish, Ketinggalan Jaman, Keliatan Tua Kayak Ibu-Ibu, Dan Sebagainya, Ketika Kamu Memilih Berhijab Syar’Ie

Tak apa kau dibilang nggak stylish, ketinggalan jaman, kudate, udik, primitif, dan jauh dari kesan kekinian, atau keliatan tua kayak ibu-ibu dan sebagainya hanya karena kamu telah memilih menutup auratmu dengan balutan hijab syar’ie, karena yang sebenarnya masih kurang update itu mereka yang mengatakanmu nggak stylish. Sebab pakaian yang mereka banggakan saat ini sebenarnya peninggalan dari jaman jahiliyah dulu, yang tidak tahu akan ilmu, tidak tahu tentang dosa, dan semacamnya, lantas untuk apa kau masih merasa terusik dengan perkataan hina mereka? Jangan pernah dan jangan sampai, sebab kau lebih berharga dari yang telah mengejekmu.

Tak Apa Dibilang Sok Alim Ketika Kamu Menolak Untuk Berjabat Tangan Dengan Lelaki Non Mahram

Tak apa dibilang sok alim ketika kamu menolak untuk berjabat tangan dengan lelaki non mahram, karena memang sudah sepantasnya demikian yang harus kau lakukan, agar apa? Agar mereka sadar bahwa dirimu adalah wanita terhormat, yang akan selalu indah dengan tatakrama dan balutan syari’at islam.

Tak Apa Dibilang Aneh Dan Fanatik, Atau Berlebihan Ketika Kita Berusaha Mengenal Islam Secara Kaffah, Tidak Setengah-Setengah

Tak apa dibilang aneh dan fanatik, atau berlebihan ketika kita berusaha mengenal islam secara kaffah, tidak setengah-setengah. Karena dengan demikian kau telah membuktikan bahwa dirimu selalu sungguh-sungguh mengharap kebaikan dari Allah. Kau telah membuktikan bahwa dirimu memang sudah benar-benar tekun untuk menjaga hatimu agar selalu tetap istiqamah menjadi muslimah sejati.

Bersabarlah Jika Hanya Penduduk Bumi Yang Menghinamu, Tapi Penduduk Langit Memujimu

Jadi, bersabarlah jika hanya penduduk bumi yang menghinamu, tapi sadarlah dengan bijaksana bahwa ada penduduk langit yang selalu memuji keteguhanmu dalam menjaga kehormatanmu. Maka, tetaplah bersabar meski semua cemoohan atau hinaan selalu menghujani keadaan hatimu, dan seakan-akan memberontak mengkoyak hatimu.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *