Ukhti:Pasrah Bukan Berarti Diam, Tetapi Lebih Menggerakkan Hati Untuk Selalu Mengharap Yang Terbaik Dari Allah

Posted on

Banyak yang tahu bahwa jalan satu-satunya untuk menyelesaikan masalah ketika belum mendapat jalan keluar adalah “Pasrah”, tetapi meski kedengarannya kata pasrah adalah sesuatu yang mudah, namun prakteknya tak semudah namanya bila dilakukan. Pasrah memang tidak semudah kedengarannya, sebab bila hati tak pandai mengalihkan hati kepada Allah, bisa jadi pasrah tadi akan berubah menjadi menyerah. Ingat, pasrah bukan berarti harus diam, tetapi lebih menggerakkan hati untuk selalu mengharap yang terbaik dari Allah. Maka, saat Allah memberi kita ujian hidup, ntah masalah itu rumuit, setengah rumit, ataupun sangatlah rumit, hendaknya yang harus kita ajarkan pada hati terlebih dahulu adalah pasrah. Namun pasrah disini adalah kita percaya kepada Allah dengan kesungguhan hati yang mendalam, sehingga tak ada lagi keraguan yang menjadikan hati kita gelisah.

Allah Tidak Memaksa Kita Untuk Berpikir Keras Bagaimana Cara Menyelesaikan Masalah Yang Tengah Dihadapi, Tetapi Allah Meminta Kita Percaya Pada-Nya Dan ingat, ketika masalah yang ada membelenggu sebab belum menemukan titik temu solusi yang pasti, maka ingatlah satu hal bahwa Allah sebenarnya tidak memaksa kita untuk berpikir keras bagaimana menyelesaikan msalah yang tengah dihadapi tadi, tetapi Allah meminta kita untuk sellau percaya pada-Nya.

Karena saat kita percaya pada Allah, maka sudah pasti Allah pun akan selalu melembutkan hati kita, sehingga apapun masalah yang kita alami jika kita pandai untuk mendekat kepada Allah dengan terus mempercayai-Nya dengan kepasrahan hati yang tinggi, maka sudah pasti solusi dari masalah tadi akan mudah kita temukan.

Allah Tidak Pernah Menyuruh Kita Meratapi Setiap sakit Yang Dirasa, Tetapi Allah Meminta Kita Memaknainya Dengan Bijaksananya Hati Yang Ikhlas Allah tidak pernah menyuruh kita meratapi setiap sakit yang dirasa, tetapi Allah menyuruh kita memaknainya dengan bijaksananya hati yang ikhlas. Iya, sakit hati karena permasalahan yang tak kunjung menemukan titik temu itu memang sudah seharusnya jangan diratapi, tetapi dimakanai agar kita lebih bijaksana menghargai segala ketetapan yang telah Allah gariskan kepada kita, sehingga apapun masalahnya maka tentu takkan membuat kita mengeluh.

Allah Juga Tidak Menyuuh Kita Untuk Terus Kecewa Dengan Pilihan Dan Keputusan Yang Salah, Tetapi Allah Hanya Meminta Kita Sabar Dan Sholat Allah juga tidak menyuruh kita untuk terus kecewa dengan pilihan dan keputusan yang salah, tetapi Allah hanya meminta kita sabar dan shalat. Maka saat kita terbelenggu oleh kesalahan yang kita ambil, pandailah untuk memutar hati agar pasrah kepada Allah, sebab dengan pasrah rasa kecewa yang menderu tentu takkan mungkin menjadikan kita merasa sedih yang berkepanjangan. Mengapa harus sabar dan shalat? Karena pemasrahan diri paling Elegan adalah ketika diri kita sabar dan meminta pertolongan kepada Allah dalam shalat.

Pandailah Untuk Selalu Mempercayakan Segala Sesuatunya Hanya Kepada Allah, Agar Hati Tak Selalu Dirundung Pilu Saat Ada Masalah

Maka, pandailah untuk selalu mempercayaan segala sesuatunya hanya kepada Allah, agar hati tak selalu dirundung pilu saat ada masalah. Psrahkan segala sesutaunya kepada Allah, agar Allah pun selalu menunjukkan jalan terbaik untuk penyelesaian yang ada, sehingga kesedihan yang dirasa hatipun tak berlarut-larut. Karena Bila Kita Memilih Untuk Percaya Hanya Pada Allah Dan Menerima Dengan Ikhlas, Maka Apapun Yang Terjadi Takkan Pernah Mengusik Ketenagan Kita

Karena bila kita telah pandai memilih untuk mempercayakannya hanya pada Allah dan menerima dengan ikhlas , maka apapun yang terjadi takkan pernah mengusik ketenangan kita. Terlebih hati kita, sebab perasaan pasrah yang sudah menjadi penguat satu-satunya ketika menyelesaikan masalah, maka jelas semuanya akan Allah mudahkan, sehingga pada akahirnya masalah yang ada takkan lagi membuat kita resah.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *